Dialog Pasar Malam

Aku butuh tanganmu, ujarmu
Untuk apa?
Untuk menggenggamku, aku terlampau letih..
Lalu kuberikan keduanya
Dengan ragu…

Tanganku rapuh, ujarku
Mengapa?
Mereka pernah menggenggam terlalu erat
Lalu kau sodorkan tanganmu
Kusambut…ragu

Dan saling menggenggam

berbagi tanpa tujuan

hanya sebatas dialog pasar malam

melewati tiap episode permainan

berbagi tanpa tujuan

-hanya sebatas menikmati pasar malam

 

————————————–PoemPoet——————————-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s