Rainy Days Trip

After having quite a drama meeting to decide where we will spend the long weekend, we finally came to Bogor. Staying in a villa in Mountain Bunder. That is as far as we can go during rainy days. The weather that is almost raining everyday and whole day is a big consideration to make the decision.

Anyway…. So there were 8 of us going:

Agnes = Mama Bear, in charge of food and ‘bawel/nagging’ business (yep! granny thingy 😛 )

Yogi = Security guy, in charge of securing Mama Bear from others whose got crazy to Agnes.

Julie = Loser 2, the newborn member of the trip ‘gank’ 😉 (psssst… she is in probation) in charge of games.

Briony and Nanta = the new couple in the house 😛

Lenny = Miss Ciseeng, nominated as the most Katro girl.

Myself = The most normal person in the group! (I don’t have to say that, do I? who doesn’t know! 😉 )

Anwar = The Yogi in the house, in charge of our wellness and the pose director who is addicted to camera (he has never got enough)

Pose gak penting! 😀

Nanta had been very kind to take the role behind wheel, driving. To motivate his concentration and boost his spirit, Briony accompanied him in the front seat. In the middle seats: Julie – Yogi – Agnes tried to find the road signs which way to go. The back seats: Miss Ciseeng, Anwar and myself tried to make sense of the world! Hahahaha….

On the way we made a stop in a shops area where one of them was a gym called, Macho Gym. This place then become Anwar’s inspiration (he is the man of creative saying and poses. you name it and he could come up with SPECTA and ‘CTAAAR’ results!). We were then came up with this song chunk for Mama Bear: Heeeeey!!! Macho Laaaadyyy..!   Woof! Woof! Woof!

Hahahaha Hilarious! 😀

Villa Rasamala

We got to the Villa at around 2pm. It’s right when the fog came down and cover the area. It was beautiful. The rain made the weather even more dramatic. (lebay yah?! 😛 )

Everyone was right away doing each nature calls. Julie craved for adventure, so she was then explore the surrounding. Agnes and Yogi, romantically (Hehehe) helped each other done the food. The couple found spots to remember by taking pictures. Anwar, Lenny and myself (bukan Trio kwek kwek loh yaaa!) also in search to spots for experimenting poses 😛

The Dayak Villa

With Miss Ciseeng

Nanta and Briony, The newborn couple 😉

The Jump of the day!

The Games

The rain was falling almost all day, so we hardly went anywhere as we got there. It was then the games time…..(drum roooollllls)!!

After a session of yoga exercise challenge from Anwar (note with pride: I could ALMOST do the poses! Yiippiiie!), we were then do some games. The most popular game in our trip: KONSENTRASI game. This time Anwar made it more challenge! And I hate him for that coz I loooose! Blah!

Julie also came with a MAFIA game. Yeessss! It included murder and intrigue! 😛 It was more fun if only we play with more people which means more conflict and argument involved.

In the morning at the garden after our nice and fresh fruit breakfast provided by Mama Bear, we played Ah-So-Wa game. It was easier, still need concentration and fun! We even got  a chance to ask some local kids to play with us.

Ah-So-Wa Game Poses

The Hot Spring

The last thing we did before we went back home, we decide to go to the hot spring.

Damn cold river!

Bloody Hot!!

It was another great time I had with these awesome people!

Advertisements

Jakardah Oh Jakardah!

J.A.K.A.R.T.A. What’s in your mind? Yep, ‘Terrific’ T.R.A.F.F.I.C!

Dengan adanya kemahsyuran jalanan Jakarta akan kemacetannya itulah, not knowing which way to take when going somewhere in Jakarta may cause a BIG problem.  Saya  pun menggaet duo penyelenggara GPS Live yang katanya bisa mengarahkan jalan ke tempat yang akan kami tuju. GPS itu bernama: AJ (kayak merk toko roti) alias Anwar-Julia. Lumayanlah meskipun merk itu belum ada garansi keakuratannya tentang jalanan Jakarta tapi sudah bisa dipastikan sepanjang perjalanan gak bakalan sepi.

Seperti biasa kita disambut kemacetan dari setiap lini, mau jalan tol, jalan tikus atau jalan gajah sekalipun hanya wajah macet yang menyambut kita di Jakarta, apalagi jalan biasa…Wassalam aja deh! Tapi…beruntung sekali ‘GPS’ berfungsi dengan baik, kami bisa sampai dengan tepat di tujuan: IIMS-Kemayoran. Dibumbui dengan drama Julia nahan pipis dan Anwar yang nahan lapar, radaar GPS mereka tetap bisa dipercaya dan justru menjadi semakin tajam dan akurat. 😉

Kami pun (well…saya yang lebih berkepentingan sebenarnya hehehehe) segera menunaikan hajat kami bertandang ke arena IIMS (Indonesia International Motor Show kira-kira itu singkatannya). Melihat pajangan mobil-mobil dengan fitur-fitur yang super ciamik (pinjem istilah Anwar) bikin kita (err kembali lagi, saya ajah kayaknya) lupa akan rasa lapar yang sedari perjalanan tadi sudah menjadi salah satu agenda prioritas untuk disegerakan. Apalagi ketika salah satu sales merk mobil Amerika menawarkan untuk test drive type mobil yang konon bisa parkir otomatis alias nyetir sendiri!! Saya gak percaya dooong… secara fitur paling canggih yang baru saya rasakan cuma rear parking censor hehehehe..! Sooo.. Off we go to the test drive session! Daaan…memang benar adanya sowdara-sowdara! Ford Focus (seri sport kalo gak salah) bisa parkir paralel sendiri! dan fitur lain lagi, selain segala sesuatu didalamnya serba otomatis dan digital, mobil ini bisa berhenti otomatis selama 3 detik ketika ada penghalang didepannya. Reaksi kami (ato lagi-lagi saya yah?? :p ) berteriak, surprise, cekikikan, dan ceplosan-ceplosan laiin yang berada dalam area kategori norak! Hmmm…andai waktu bisa berputar kembali, pasti saya akan merespon dengan lebih elegan dan berkelas… :p

Waktunya pulaaaang!

Waktu menunjukkan pukul 10.30  berharap wajah macet sudah tak lagi menjadi masalah. Tapi ternyata dugaan kami jauuuh dari kenyataan! Dan keakuratan GPS ‘AJ’ soak larut dalam gelapnya malam. Terjadilah wrong turn yang kemudian membawa kita pada antrian baris-berbaris deretan sesak mobil metropolitan dari yang elegan sampai yang ugal-ugalan 😦

Setelah satu jam mencari ‘signal’ ke arah jalan ‘kebenaran’, kita pun menemukan jalan yang sudah familiar dan suara-suara berisik ‘GPS’ AJ mulai menurun, bahkan batere tinggal satu bar (Julia) sementara satu bar yang lain (Anwar) sibuk mengikuti musik dengan gaya burung kuntul matuk-matuk alias tedooor! (Dan dia pun merasa useless  sebagai GPS…) Hahaahah….

And here is the video hasil kenorakan kita yang lagi test drive.. Tolong di-like yaaa! You help me giving my dream car..

Tante (tidak Girang tapi) Senang!

Tante 1

Jangan berpikir seperti yang ingin kalian pikirkan ketika membaca title di atas yaaah! Meskipun pikiran nyleneh dari kata ‘tante’ itu  yang bikin saya geli ketika mendengar panggilan itu dari seorang lelaki muda. Eiiitz!! Hold that thought….

Jadi…Alkisah kami bertiga: Lenny, Julia dan mahluk manis ini sedang ber-Friday night di salah satu mall di daerah Karawaci, Tangerang tak begitu jauh dari dimana kami tinggal, dengan hidden agenda saya dan Lenny hendak membeli sepatu. Tak diragukan lagi…Demi melihat box-box dengan tulisan DISKON 50%, DISKON 70% dan persen-persen yang lain, dengan senyum berpagar-kawatnya, Lenny terhipnotis meniti setiap box dengan tag DISKON dan tentu saja saya mengekor dengan tak kalah galak mengudak-aduk isinya. Ditengah keasyikan saya memilah milih warna di satu konter favorit saya, tiba-tiba terdengar sapaan manis, “Mau warna apa, Tante? Dicoba aja Tante..” dari mas-mas pramuniaga berondong yang sedang berjaga.

Ini bukan pertama kali saya mendapat panggilan Tante tapi aneh saja rasanya. Saya lebih bisa mengerti kalau saya dipanggil dengan sebutan Ibu/Bu karena itu lebih lazim selain sebutan favorit ‘kakak’ dari ‘adek-adek’ saya yang tersebar di seantero konter-konter mal… Yea ya ya plead guilty that I’m OLD (puas?!)

Nah! yang bikin telinga saya gerah adalah dalam setiap akhir kalimat si mas-mas pramuniaga berondong ini selalu menyelipkan kata-kata TANTE. Risih kan??!

“Wah kalau yang warna ini gak ada size XSnya, TANTE..”

“Kalau jeans pendek, gak ada TANTE… Adanya yang kain polos aja TANTE…”

Saya pun memutuskan untuk hanya membeli satu piece untuk menyudahi drama yang berkecamuk di otak saya.

“Mari bayar di sebelah sini TANTE… Saya antar ke sana TANTE..” (Aaaaaaarghhh!)

Julia yang mengekor di belakang saya sudah mengeluarkan suara curut mencicit-cicit, cekikikan karena geli.

Sambil menyerahkan bungkusan barang saya, mas-mas berondong pramuniaga sedikit membungkuk, “Terimakasih, TANTE!” sambil tersenyum manis (tapi bikin mata saya sepet!)

Saya jawab, “Baiklah…TANTE pulang dulu yaah!” sedikit membungkuk dan seulas senyum yang tentu saja jauuuuh lebih manis! 😀

Julia?? Ngakak!

Dan……

Entah karma siapa yang tengah saling mempengaruhi…. dalam perjalanan menuju pintu keluar, kami harus ber-déjà vu melewati konter mas-mas berondong itu lagi. Kalau ada pertanyaan kenapa harus melewati rute yang sama dan bukan menikmati pemandangan aisle di sisi lain, jawabannya adalah karena kami ber-3 adalah 3 Praja Muda Karana alias Pramuka yang agar tidak tersesat, kami meninggalkan jejak (berupa adukan tangan lincah kami di box berlabel diskon!) dan menyusuri kembali untuk mencari jalan pulang dari tempat yang kami anggap adalah HUTANnya perkotaan. 😀 We are just seasonal shopper 😛

Karena jemari Lenny kemudian memutuskan untuk berkarya kembali mengudak-aduk isi box di konter sang mas-mas pramuniaga berondong, saya dan Julia menunggu di dekat salah satu box sambil mengobrol -dengan normal. Dan beberapa menit kemudian dari ujung mata saya melihat satu sosok lelaki berondong menghampiri….

“Mari silahkaaaan….” kata-katanya terpotong disitu sedetik setelah kami berdua menoleh dan berikut reaksi kami:

MPB (Mas-mas Pramuniaga Berondong): “Eeeh TANTE…!”

2 Tante: Hwahahahahhahahahaha! (Ih udah tante2 kok ngakak sembarangan! We didn’t care!)

Dan pada sekitar 20 menit berikutnya telinga kami kembali digelitik dengan kata-kata TANTE!! 😀

Jadi….

Jelas kan….Tante bukan tante girang Hahahaha….tapi hari itu tante SENANG sekali karena sudah menemukan dan jatuh cinta pada sneakers berwarna biru yang siap menemani tante mencari cerita selanjutnya -Insya Allah di alam pegunungan-

Tunggu cerita berikutnya yaaaa

Seasonal shoppers

Tante 2: Driver kita di season kali ini!