Jakarta in The Lens

Sightseeing the same place but with different companions will always show you different angles, as this time…captured in my lens.

Museum Bank Mandiri:

The typewriter timeline.

The typewriter timeline.

Batavia Café

An old house that is changed function into a cafe. Very cozy but also pricey.

An old house that is changed function into a cafe. Very cozy but also pricey.

Pelabuhan Sunda Kelapa

The Sunda Kelapa Harbor  -Rie The Sunda Kelapa Harbor -Rie

Indeed...This is part of Jakarta

Indeed…This is part of Jakarta

Life is so joyful....

Life is so joyful….

DSC_0189

Jumping...! -Rie

DSC_0195

 

Kampung Nelayan Sunda Kelapa

They live on the water houses.

They live on the water houses.

Kampoong Sunda Kelapa -Rie Kampoong Sunda Kelapa -Rie DSC_0178 DSC_0176

 

As the sun setting, their energy went down as well :P

As the sun setting, their energy went down as well 😛

DSC_0285

 

Monas at Night

Monas at Night

 

The companions who had made this happened. Left-right: Anwar, Julie, Agnes, and Adrien.

The companions who had made this happened.
Left-right: Anwar, Julie, Agnes, and Adrien.

Advertisements

Jakardah Oh Jakardah!

J.A.K.A.R.T.A. What’s in your mind? Yep, ‘Terrific’ T.R.A.F.F.I.C!

Dengan adanya kemahsyuran jalanan Jakarta akan kemacetannya itulah, not knowing which way to take when going somewhere in Jakarta may cause a BIG problem.  Saya  pun menggaet duo penyelenggara GPS Live yang katanya bisa mengarahkan jalan ke tempat yang akan kami tuju. GPS itu bernama: AJ (kayak merk toko roti) alias Anwar-Julia. Lumayanlah meskipun merk itu belum ada garansi keakuratannya tentang jalanan Jakarta tapi sudah bisa dipastikan sepanjang perjalanan gak bakalan sepi.

Seperti biasa kita disambut kemacetan dari setiap lini, mau jalan tol, jalan tikus atau jalan gajah sekalipun hanya wajah macet yang menyambut kita di Jakarta, apalagi jalan biasa…Wassalam aja deh! Tapi…beruntung sekali ‘GPS’ berfungsi dengan baik, kami bisa sampai dengan tepat di tujuan: IIMS-Kemayoran. Dibumbui dengan drama Julia nahan pipis dan Anwar yang nahan lapar, radaar GPS mereka tetap bisa dipercaya dan justru menjadi semakin tajam dan akurat. 😉

Kami pun (well…saya yang lebih berkepentingan sebenarnya hehehehe) segera menunaikan hajat kami bertandang ke arena IIMS (Indonesia International Motor Show kira-kira itu singkatannya). Melihat pajangan mobil-mobil dengan fitur-fitur yang super ciamik (pinjem istilah Anwar) bikin kita (err kembali lagi, saya ajah kayaknya) lupa akan rasa lapar yang sedari perjalanan tadi sudah menjadi salah satu agenda prioritas untuk disegerakan. Apalagi ketika salah satu sales merk mobil Amerika menawarkan untuk test drive type mobil yang konon bisa parkir otomatis alias nyetir sendiri!! Saya gak percaya dooong… secara fitur paling canggih yang baru saya rasakan cuma rear parking censor hehehehe..! Sooo.. Off we go to the test drive session! Daaan…memang benar adanya sowdara-sowdara! Ford Focus (seri sport kalo gak salah) bisa parkir paralel sendiri! dan fitur lain lagi, selain segala sesuatu didalamnya serba otomatis dan digital, mobil ini bisa berhenti otomatis selama 3 detik ketika ada penghalang didepannya. Reaksi kami (ato lagi-lagi saya yah?? :p ) berteriak, surprise, cekikikan, dan ceplosan-ceplosan laiin yang berada dalam area kategori norak! Hmmm…andai waktu bisa berputar kembali, pasti saya akan merespon dengan lebih elegan dan berkelas… :p

Waktunya pulaaaang!

Waktu menunjukkan pukul 10.30  berharap wajah macet sudah tak lagi menjadi masalah. Tapi ternyata dugaan kami jauuuh dari kenyataan! Dan keakuratan GPS ‘AJ’ soak larut dalam gelapnya malam. Terjadilah wrong turn yang kemudian membawa kita pada antrian baris-berbaris deretan sesak mobil metropolitan dari yang elegan sampai yang ugal-ugalan 😦

Setelah satu jam mencari ‘signal’ ke arah jalan ‘kebenaran’, kita pun menemukan jalan yang sudah familiar dan suara-suara berisik ‘GPS’ AJ mulai menurun, bahkan batere tinggal satu bar (Julia) sementara satu bar yang lain (Anwar) sibuk mengikuti musik dengan gaya burung kuntul matuk-matuk alias tedooor! (Dan dia pun merasa useless  sebagai GPS…) Hahaahah….

And here is the video hasil kenorakan kita yang lagi test drive.. Tolong di-like yaaa! You help me giving my dream car..