Jordan – The Old City #1


Kesempatan keluar dari KSA kali ini saya membulatkan tekad untuk tidak mengenakan abaya. 😜 Pertimbangannya adalah selain saya melihat beberapa orang tidak mengenakan abaya di airport, juga dengan pertimbangan saya harus membawa carrier yang bakalannya ribet kalau saya mengenakan abaya. So, wearing pants and jacket instead…and it was all good. 😊

Expect The Unexpected 

Dalam perjalanan menuju airport saya baru sadar kalau saya belum melakukan online cek in. Ini sangat mmpersingkat waktu, apalagi dengan antrian bersama jamaah yang ibadah bakalannya lama. But it Solved-Done!

Berikutnya Exchanged currency… Nah ini yang bikin kaget! Udah ngintip siih nilai tukar mata uang JOD, tapiiii tetep nyesek juga 😅😜 Ya sudahlah… Menukar 300 JOD plus ‘membuang’ sisa Dirham dari perjalanan sebelumnya ke UAE. 120 dirham = 22 JOD itu sekitar 400rb-an IDR. I knooow… ksian ya rupiah kita. 

Kelalaian berikutnya adalah lupa arrange pick-up transfer dari airport ke hotel di Amman.😑 Buru-buru ngemail TravelTalk dan berharap it will be solved. It was Sunday, so my chance was tiny along with my situation. 😜 Anyway.. I just gave a go with it.

First time flew with Royal Jordania hmm… on board dengan penumpang orang Jordan. Punteen…mo minjem istilah Tukul.. Katro dan keras kepala para ibu-ibu dan nenek-nenek ini bener-bener.. Dari pas saya naik bus menuju pesawat tiba-tiba passport saya diambil gitu aja dari tangan saya oleh nenek yang duduk depan saya -saya berdiri di depan nenek ini- I was like.. What the…! Saya langsung ambil lagi sambil pasang muka gak suka., dan nenek itu nyengir-nyengir sambil ngomong bahasa alien. Teman di sebelahnya nyodok marahin tuh nenek. 

Ke-katro-an berikutnya di pesawat, seat saya ditempati ibu-ibu. Dan waktu saya tunjukkan tiket saya kalau dia duduk di tempat saya, dia bilang ke stewardess nya kalo dia pengen duduk dekat jendela dan saya suruh di tengah aja -dari gesture tangannya kira2 seperti itu maksud dia- Etdah! Situ baeek…! 😝 Tapi sebelum saya komentar, mbak stewardess dengan nada tegas meminta tuh ibu pindah. Dan dia pindah. Selesai…? Nooot quite yet!😜 Begitu saya mau duduk..eeeh doi megang kaki saya or kaos kaki saya! 🙄🙄 Excuse me, what are you doing?! Si ibu nyengir sambil dadah2, kira2 bilang ‘gak papa2’ 

Guess what.. gak lama dia ke belakang,entah kemana dan penumpang depan tenyata seharusnya duduk disamping saya.. so, she’s not supposed to be there at all. 😝

Dapatlah saya ibu-ibu yang lain disamping saya. Kejutan berikutnya… karena saya kurang suka makanan yang disajikan, saya cuma nyomot sedikit dessert nya, too sweet. Haddeh… tuh ibu poking bahu saya sambil nunjuk cake dessert saya. Saya ngangguk dan dia langsung abisin, saya tawarkan makanan lainnya…ya kali dia lapeer.. ternyata yang dilirik dessert doang 😜 yalla!

Dua jam 40 menit, tiba di Amman Jordan! Sepiii… bersih mirip terminal khusus Garuda yang di cengkareng. Entrance nya mirip tapi masih kerenan yang di Jakarta. 😉 Anywaygood that I bought Jordan Pass. I really recommend this pass coz it saves a lot as your visa will be waived if you stayed more than 3 days, which you would most likely stay more than 3 days in Jordan. All was good until I have to look for anyone who picked me up. Dan ternyata memang gak ada yang jemput! 🙄 Setelah coba hubungi hotel dan mereka gak terima arrangement karena last minute, dengan mengucap bismillah…meluncurlah dengan taxi bandara  costed 20 JOD.. 

Meet and greet dengan grup dan intruksi perjalanan dari tour leader, dinner together… and we called it a day 😊


-Sambil nunggu flight- Amman 1:47 April 1st, 2017

Advertisements